Sabtu, 08 Juli 2017

Standar Kecantikan yang Harus Dimiliki Wanita Berusia 25 tahun

Berbicara mengenai kecantikan memang tidak ada habisnya. Ketika banyak orang yang menganggap ‘cantik’ itu adalah tubuh ramping, kaki jenjang dan rambut hitam lurus, maka stigma tersebut seharusnya sudah tidak berlaku di zaman yang serba ‘gila’ ini.

Pandangan bahwa wanita cantik itu harus pintar masak dan mengurus suami juga tak sepenuhnya bisa dibenarkan, karena terkesan subyektif dan sangat menekan. Dan karena standart mengenai kecantikan seorang wanita itu memang berbeda-beda khususnya di usia-usia rentan seperti dua puluh lima, adakah satu garis lurus yang bisa menengahi itu semua?
Apakah ada pula, pembenaran mengenai, ‘apa sih cantik yang sebenarnya itu?’ agar tiada lagi stigma-stigma buruk bahkan merendahkan keberadaan para wanita?
Bukan lagi melulu soal fisik, kini kecerdasan mengatur emosi jauh lebih diperhitungkan

Sumber: pexels.com

Menjadi wanita itu tidak mudah, sama seperti pria yang secara mati-matian memikul tanggung jawab dan menafkahi keluarga. Sayangnya, pandangan jika wanita cantik itu akan mendapat pemakluman terhadap segala keburukan yang dia lakukan, ini tak berlaku bagi mereka yang berwajah pas-pasan.
Untuk itu, kecerdasan mengatur emosi di segala kondisi dirasa paling pas untuk menghadapi problematika wajah cantik versus buruk rupa tadi. Ya, wanita dengan sikap ramah, murah senyum serta gemar menolong akan jauh lebih dihargai nantinya, daripada sibuk ke sana-ke mari untuk ‘permak’ keadaan fisik semata.
Terlalu mengekspos diri sendiri agar dilirik lawan jenis itu kuno!

Biasa saja. Dua kata yang bisa menjadi tolok ukur mengapa wanita perlu menjaga dirinya ketika sudah dewasa, atau telah memasuki usia dua puluh lima. Tidak perlu lah rajin menggonta-ganti foto profil di Facebook hanya untuk mendapat pujian atau bahkan penggemar baru. Toh, kacantikan saat remaja dan usia dewasa itu jauh berbeda. Orang-orang akan jauh lebih menghargai mereka yang ‘jual mahal’, tapi mampu mengurus dirinya secara maksimal.
Ubah mindset yang tadinya, koleksi make-up sebanyak-banyaknya agar cantik terus’ menjadi ‘rawatlah kulit sebaik mungkin dengan skin care’

Rasanya, membeli make-up semahal apapun tetapi kesehatan wajah (terutama) tidak dirawat itu sama saja bohong, ya. Bukan cuma soal cantik atau mengkilapnya wajahmu saja, ini erat kaitannya dengan masalah keriput dan flek hitam yang rentan menghantui jika usiamu memasuki angka 25.
Pandai mengatur keuangan juga harus jadi prioritas utama. Jelas, apapun bisa dilakukan ketika seorang wanita mampu mengatur pengeluaran dan pemasukan dalam hidupnya

Sekali lagi, berbeda dengan masa remaja di mana belum ada tuntutan mengenai keluar-masuknya uang. Ini bukan membicarakan soal seberapa besar gajimu per bulan lho, ya. Ini soal bagaimana seorang wanita dewasa mampu me-manage hidupnya, lewat laju keuangan yang ia tata.
Dengan begini, hal-hal mubazir seperti shopping berjuta-juta, bermanja-manja di salon tiap minggunya serta gonta-ganti gadget tiap akhir bulan akan terhindarkan. Simpel, ‘kan?
So, bukan sebatas pipi tirus atau presisinya bentuk alismu, masih ada standar kecantikan lain yang perlu diprioritaskan, jika kamu mau ‘bersinar’ di usia dua puluh lima. Cheers!
Sejatinya, wanita itu makhluk paling unik sedunia. Mereka mampu memikirkan banyak hal dalam satu waktu, meski sebenarnya jauh dari kata mampu. Bagi mereka, melakukan semuanya sendiri itu bagian dari kemandirian dan aktualisasi diri.
Kemudian, bagaimana menurutmu wahai para wanita tangguh yang siap ‘mendobrak’ standar kecantikan di usia 25?

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda