Cara Meningkatkan minat belajar anak
Menumbuhkan dan meningkatkan minat belajar anak bukan perkara yang sulit. Hanya dibutuhkan kesabaran dan ketekunan untuk mewujudkannya. Bukan tidak mungkin seorang anak dengan minat belajar yang tinggi, akan menjadi pribadi yang sukses di kemudian hari.
Dunia anak adalah dunia bermain. Sepertinya akan sulit menganjurkan anak untuk belajar, tanpa memahami dunia mereka. Karenanya, orang tua perlu mengetahui cara yang paling tepat dalam meningkatkan minat belajar anak.
Jika orang tua ingin mendapati putra putrinya memiliki motivasi tinggi dan tidak malas-malasan dalam belajar, orang tua bisa mencoba kiat-kiat berikut:
Komunikasi yang Baik
Dalam mendidik anak, komunikasi bisa dilakukan dengan memanfaatkan intonasi bicara. Saat berbicara pada anak, sebaiknya gunakan intonasi yang berubah-ubah, sesuai dengan apa yang ingin disampaikan. Jika ada sesuatu yang penting, berilah sedikit penekanan menggunakan nada tinggi, atau dengan sedikit memperkeras suara.
Biasanya anak memiliki rasa ingin tahu yang besar. Tentu hal itu akan membuatnya banyak bertanya. Orang tua atau guru harus mampu menjawab segala pertanyaan anak dengan sabar.
Namun, alangkah baiknya jika pendidik bisa mengarahkan anak kepada jawaban yang diinginkan. Jadi bukan hanya berperan sebagai kunci jawaban. Ini bisa melatih kemampuan analisis, meningkatkan kemampuan berpikir, dan mengembangkan potensi anak secara maksimal.
Keakraban juga sangat penting dalam meningkatkan minat belajar anak. Lingkungan keluarga yang mengutamakan komunikasi akan membuat anak merasa nyaman. Selain itu, suasana kelas yang akrab juga mampu meningkatkan semangat murid dalam mengikuti pelajaran.
Mengenalkan Hal Baru
Seperti disampaikan di atas bahwa, seorang anak pasti memiliki rasa ingin tahu yang besar. Mereka selalu ingin mencoba hal baru, mencari tahu segala sesuatu yang menarik minat mereka.
Hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengajarkannya pengalaman-pengalaman baru yang bermanfaat. Namun demikian perlu diperhatikan bahwa, proses pengenalan ini sebaiknya jangan dilakukan secara terburu-buru.
Misalnya saat orang tua ingin mengajari anak agar minat membaca buku. Sebaiknya jangan langsung mengajari anak tentang huruf-huruf. Pengenalan tahap awal bisa dimulai dengan memperlihatkan bentuk fisik buku. Selanjutnya, membacakan isinya secara interaktif, baru kemudian mengajarinya membaca sendiri.
Tahapan-tahapan serupa juga bisa digunakan untuk mengajarkan pelajaran lain, seperti matematika dan bahasa.
Ingat, tidak selalu harus orang tua yang memperkenalkan hal baru. Anak juga perlu mencari tahu sendiri apa yang membuatnya penasaran. Cukup beri dukungan dan imbangi dengan pengetahuan sesuai dengan minat mereka.
Suasana Belajar yang Menyenangkan
Menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bisa dilakukan dengan mendekorasi ruang belajar. Berilah hiasan yang menarik, misalnya dengan ornamen bertema tokoh kartun favorit, atau poster-poster unik bertema pelajaran. Tujuannya, agar anak tidak cepat bosan, yang bisa membuatnya malas belajar.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda